EKAKJ

December 5, 2007

Tato dan Fesyen

Filed under: gaya hidup — ekakj @ 1:52 am

Tato dan piercing kini bagian dari fesyendan tren bagi perempuan.Fungsinya beragam, dari aksesori hingga mengoreksipenampilan. Bagaimana proses pengerjaannya?

Disebuah studio tato yang interiornya modern dan minimalis, pengunjung tampakramai. Di ruang tunggunya tersedia bukubuku berisi ragam dan desain tato.Dindingnya juga penuh foto-foto selebriti, seperti Tora Sudiro, Ratu Felisha,Bimbim Slank, Ovie, gitaris band Rif sekaligus suami penyanyi Titi DJ.

Jarumyang berfungsi membuat tato tidak membuat mereka takut.Tato dan body piercingmenjadi bagian dari aksesori. Bahkan, bisa berfungsi sebagai make up permanen. Tak cuma itu, tatobisa membantu menyamarkan noda di kulit atau menutupi tahi lalat.

Selainitu, juga untuk mengoreksi bagian tertentu pada wajah, seperti bibir dan alisagar berkesan tebal. Warnanya pun dibuat semirip mungkin dengan kulit sehinggatidak terlihat jika di tato.

MenurutGusti, pemilik Studi Tattoo Gusti’s, Kemang Selatan, saat ini tato sudah dianggapmenjadi tren. “Dulu, tato memang identik dengan kejahatan. Sebab, pemiliknyakebanyakan para preman dan penjahat. Namun, saat ini sudah banyak selebritidunia dan Indonesiayang mengoleksi tato di tubuhnya sebagai aksesori,’’ ujarnya.

Yangmengejutkan lagi, menurut Gusti, sekitar 50% kliennya adalah wanita, baikpengusaha maupun wanita karier. “Seni merajah kulit ini menjadi bagian darifesyen dan tren, terutama di kalangan muda, termasuk para eksekutif,’’paparnya. Selain itu, Gusti juga mengamati, dibandingkan pria, wanita lebihbisa menahan rasa sakit. Meski, pada awalnya banyak wanita takut ditato karenatakut sakit.

“Sebagiandari wanita justru akan kembali lagi dan minta ditato lagi. Bahkan, ada jugayang merasa ketagihan. Malah ada yang bilang, rasa sakit itu adalah bagian dariseni,’’ tegasnya.

Gustimelihat wanita sering menganggap jarum-jarum yang sangat tajam sering dianggapseperti pensil atau krayon aja. ’’Wanita cenderung menganggap kengerian yangsempat muncul, sebelum ujung jarum menyentuh kulit, tidak ada apa-apanyadibanding kepuasan setelah melakukan tato,’’ papar Gusti.

Gustijuga menjelaskan bahwa harga tato bervariasi. ’’Bisa dari ratusan ribu hinggapuluhan juta rupiah.Kalau ingin ditato sebadan penuh, harganya bisa mencapaiRp20 juta. Sebab, tinta dan alatnya umumnya impor,’’ ujarnya.

Selanjutnya,Gusti juga mengatakan bahwa saat awal tato naik daun, sebagian besar motif tatomerupakan kreasi asli tattoo artist.’’Sekarang sudah ribuan gambar yang bisa diakses dari Internet. Namun, masihbanyak pula yang menginginkan kreasi tatonya sendiri. Alasannya, mereka inginmemiliki tato limited edition.Umumnya, wanita memilih motif yang etnik, seperti suku Borneodan Mentawai. Selain itu, simbol feminin seperti hati dan kupu-kupu,’’ ujarnya.

MenurutGusti, lokasi favorit wanita untuk ditato adalah bagian punggung atas, bawahpinggul, lengan, dan dada. ’’Alasannya agar terlihat sensual karena bisamenonjolkan kelebihan tubuh. Misalnya, mereka yang berkaki jenjang memilih tatodi atas mata kaki,’’ ungkapnya.

Tentangbody piercing, Bobby salah satupemilik Rock & Roll Tatto Studio mengungkapkan, penggemar body piercingjuga berasal dari kalangan eksekutif. ’’Hampir 70% klien kami adalah wanita.Sebagian besar wanita memilih piercing di bagian pusar dan lidah. Banyak yangmerasa seksi bisa memamerkan keindahan pusar yang sudah diberi aksesori.Adajuga yang bilang jika piecing di hidung,akan terlihat lebih mancung,’’tegasnya.

Untukharga, ujar Bobby, tergantung pada daerah yang ingin dilakukan body piercing.’’Umumnya, bagian wajah dan pusar sekitar Rp250 ribu, sedangkan lidah sehargaRp300 ribu,’’ jelasnya. Melanie Subono, artis yang juga istri Gusti mengakuimenyukai tato sejak SMA. ’’Saya merasa tato itu indah dan memiliki nilai seni.Saat ini, saya memiliki enam tato yang tersebar di pinggul, jari, lengan atas, pergelangantangan atas, dan betis,’’ urainya.

Melanimengungkapkan, motifnya sangat bervariasi. ’’Diary saya adalah tato-tato ini. Tapi,saya tidak bisa menceritakan maknanya karena sifatnya sangat personal. Yangjelas, semuanya melambangkan perubahan penting dalam hidup saya,’’ ungkapnya. (sali/sindo/via)

()

Tato Sudah Milik Kaum Hawa

Filed under: gaya hidup — ekakj @ 1:51 am

DULU tato hanya milik kaum adam. Namun teknik hias tubuh ini kini semakin digandrungi kaum hawa. Bahkan, wanita sekarang berani menghiasi seluruh tubuhnya dengan tato.

Ayu terlihat sibuk melihat-lihat sebuah gambar di studio tato di kawasan Jakarta Selatan. Selama melihat-lihat, tidak ada satu pun tato yang dia pilih.

Begitubertemu dengan pemilik studio tersebut,Ayu justru telah membawa gambar tato yang dia rancang sendiri. Sang pemilik studio sepertinya tidak asing lagi dengan Ayu.Dia justru langsung menyetujui rancangan tato kreasi Ayu.

Begitu prosesi penatoan dimulai, luar biasa, ternyata seluruh tubuh Ayu, hampir semuanya terlukis dengan tato.

“Tatonya sudah ada tiga belas,” ujar gadis yang sehari-hari bekerja di kawasan Jakarta Selatan, ini bangga.

Bagi sebagian orang, punya satu tato saja sudah bisa membelalakkan mata orang lain, mengingat proses pembuatan tato itu tidak mudah. Butuh ketahanan tubuh yang prima ketika proses penatoan tubuh dilakukan.

Lalu, apa jadinya jika seorang gadis seperti Ayu mempunyai 13 tato di tubuhnya? Tentu semua orang pasti berdecak kagum membayangi rasa sakit yang dialami Ayu.

Ayu tidak sendirian, sekarang ini berderet-deret gadis muda sudah berani menato tubuh mereka. Seperti Ayu, mereka tidak pernah puas memiliki satu tato saja.Jadi,jangan salah,sekarang tato tidak lagi dimonopoli kaum adam. Bisa jadi, sekarang ini tato adalah milik kaum hawa.

Hal ini dibenarkan penyanyi yang juga pemilik studio tato, Melanie Subono. Berdasarkan pengalamannya menato, mulai orang biasa hingga selebriti papan atas, dia melihat bahwa wanita justru lebih kuat menahan sakit dan berani berkreasi.

“Mungkin karena wanita suatu saat juga akan mengalami yang namanya melahirkan,jadi mereka lebih kuat daripada pria,” ujar wanita yang sudah memiliki enam tato ini.

Hal senada dikemukakan VJ MTV Cathy Sharon. Dia bahkan mencontohkan adiknya, Julie Estelle, adalah orang yang paling berani ditato ketimbang teman-teman sebayanya, terutama dari kalangan pria.

“Dibandingkan teman-teman prianya yang lain, adikku lebih berani ditato, sedangkan mereka enggak berani karena enggak tahan sakit,” tutur presenter yang sejak dua tahun lalu gila tato ini. Ayu sendiri mempunyai alasan khusus mengapa dirinya nekat membuat 13 tato di tubuhnya.

Dia mengatakan, lewat tato dia bisa melampiaskan hobi menggambarnya. Wanita berusia 24 tahun ini memang hobi melukis. Bahkan, tato-tato di tubuhnya adalah hasil gambar buatannya sendiri.

“Saya melihat tato itu murni sebagai seni yang indah dan enak dipandang mata, makanya saya hobi ditato. Sayang, kalau ada orang ditato sebagai bentuk pelarian dia, misalnya diputusin pacar,”tutur Ayu, yang tinggal di bilangan Pejaten, Jakarta Selatan ini.

Ayu sendiri mulai menato tubuhnya ketika masuk bangku kuliah.Waktu itu Ayu nekat menato tanpa minta izin orangtua. “Mereka enggak komplain, cuma nanyabuat apa sih ditato. Ya, aku bilang aku suka. That’s it,” ujarnya.

(Sindo Pagi / / tty)

« Previous Page

Blog at WordPress.com.