EKAKJ

December 5, 2007

Hacker China Bobol Jaringan Komputer Rolls-Royce

Filed under: hack — ekakj @ 1:30 am

LONDON - Hacker China kembali beraksi. Setelah beberapa waktu silam membobol jaringan komputer Pentagon, kini giliran jaringan komputer pabrikan mesin pesawat Inggris Rolls Royce yang dibobol.

Meski mampu masuk ke sistem jaringan komputer, namun hacker itu belum mampu menembus ke sumber data yang sensitif. Hacker itu pun harus keluar dari jaringan komputer Rolls Royce dengan tangan hampa.

Selain Rolls Royce, perusahaan lainnya yang juga disusupi hacker adalah Royal Dutch Shell. Perusahaan itu berhasil menangkap ulah mata-mata dari China itu melalui jaringan pengaman komputernya di Houston, Amerika Serikat, belum lama ini.

Sumber keamanan seperti dikutip AFP, Senin (3/12/2007), menyatakan bahwa para hacker itu berusaha untuk mendapatkan informasi penting dari Rolls Royce. “Tapi mereka gagal untuk mendapatkan data yang diinginkan. Akan tetapi hal ini merupakan serangan yang besar dan mengkhawatirkan. Mereka memang tidak bisa mendapatkan data yang penting sebelum akhirnya meninggalkan,” ujarnya.

Pihak keamanan domestik Inggris, sesaat setelah ada kabar serangan hacker itu, segera memberikan peringatan kepada para pelaku bisnis di Inggris agar berhati-hati atas kemungkian munculnya mata-mata melalui para hacker.

(mbs)

Anak Sekolahan Sebar Virus Komputer Mematikan

Filed under: hack — ekakj @ 1:27 am

WELLINGTON – Seorang remaja di New Zealand ditangkap karena terlibat cyber crime. Ia berhasil menyebar virus mematikan ke 1.3 juta komputer di dunia.

“Remaja berusia 18 tahun ini menggunakan ‘Akill’ sebagai nama samaran. Kami telah mengusut perkara ini sejak lama karena ia mulai melakukan tindakan kriminal di dunia cyber sejak duduk di bangku sekolah,” ujar pihak kepolisian New Zealand di unit kejahatan cyber, Maarten Kleinjtes, seperti dikutip Yahoo News, Sabtu (1/12/2007).

Kleinjtes menegaskan bahwa remaja tersebut sangat potensial merugikan negara hingga USD20 juta.

‘Akill’, penduduk asal North Island telah membuat sebuah virus berupa enkripsi dengan desain yang unik. Virus ini tidak dapat dideteksi oleh software anti-virus apapun.

“Program ini ditengarai sebagai malware yang sangat rumit dan FBI bertanggung jawab untuk menghentikannya,” ujar Detektif Peter Devoy.

Virus tersebut, terang Devoy, mampu mengakses nama dan password pengguna. Bahkan virus itu mampu memberikan informasi detail tentang kartu kredit pengguna untuk kemudian disalahgunakan.

Investigasi ini dimulai sejak virus tersebut mulai menjangkiti 50.000 komputer dan server di Universitas Pennsylvania. Namun setelah pelaku tertangkap, sampai saat ini, belum diketahui berapa denda yang harus dibayarkan oleh pelaku karena kerusakan tersebut karena ia pun sangat kooperatif dengan pihak penyidik.

Walaupun begitu, jika terbukti bersalah ia akan dikenakan hukuman 10 tahun penjara. (srn)

Next Page »

Blog at WordPress.com.