EKAKJ

December 5, 2007

Cisco Mendorong Carrier Ethernet Design IP Next-Generation Network

Filed under: cisco — ekakj @ 1:47 am

JAKARTA • Cisco hari ini mengumumkan beberapa inovasi baru dalam bidang telekomunikasi untuk arsitektur IP Next-Generation Network (IP NGN). Inovasi-inovasi ini seiring dengan konsep †Connected Life”, yang memungkinkan jangkauan jaringan ke bangunan apartemen dan perumahan, dengan implementasi layanan yang lebih cepat, dengan biaya-biaya operasional yang lebih rendah dan bisa lebih cepat diluncurkan ke pasar. Inovasi-inovasi ini dirancang untuk meningkatkan skalabilitas dan ketahanan jaringan, dan menyediakan cara-cara baru untuk mengukur service-level agreement (SLA) pelanggan.

†IP Next-Generation Network mendorong inovasi teknologi jaringan lebih lanjut dan adalah visi ke depan untuk memudahkan penyediaan layanan lebih banyak dan inovatif, menciptakan arus penerimaan baru karena layanannya yang beragam serta menekan total biaya kepemilikan. Inovasi-inovasi baru ini dibuat dengan memikirkan kepentingan penyedia layanan dan juga pelanggan supaya mereka bisa menikmati kualitas layanan terbaik,” kata Irfan Setiaputra, Managing Director, Cisco Systems Indonesia. †Cisco bangga bisa menghadirkan inovasi-inovasi ini dan berharap inovasi-inovasi ini bisa membantu para penyedia layanan telekomunikasi memenuhi kebutuhan para pelanggan mereka dengan lebih baik lagi.”

Di Indonesia, kondisi pemukiman yang sedang berkembang pesat dan kepadatan tingkat hunian yang beragam, menuntut pelayanan jaringan yang juga beragam, terutama untuk Internet pita lebar. Para penyedia layanan akan terbantu oleh konsep †Connected Life” ini, yang memungkinkan mereka untuk merangkul lebih banyak pelanggan dan sekaligus bisa melakukan efisiensi biaya sambil mempertahankan kualitas layanan.

Switch seri Cisco ME 3400-24FS adalah sebuah platform dengan biaya optimal yang memiliki ukuran lebih kecil untuk mengantarkan jaringan serat optis ke perumahan. Ukurannya ini memungkinkan penyedia layanan untuk menambah fitur seiring dengan perkembangan tingkat hunian. Switch ini juga memiliki jangkauan indoor yang lebih luas, dengan opsi-opsi port yang fleksibel, termasuk serat optis dan tembaga, serta visibilitas dan kendali bandwidth yang lebih baik untuk paket-paket layanan yang bisa disesuaikan sesuai permintaan. Dengan ME 3400, penyedia-penyedia layanan mampu menawarkan akses bebas-hambatan untuk konten-konten yang sesuai permintaan dan layanan hiburan tingkat lanjut yang tidak dibatasi oleh jarak.

Cisco juga mengumumkan inovasi baru yang meningkatkan rancangan IP NGN Carrier Ethernet untuk membawa service level agreement (SLA) SONET/SDH ke Ethernet. SLA merupakan sebuah perjanjian formal yang berisi pengertian bersama tentang layanan, prioritas, tanggung jawab, garansi dan lain-lain, yang mengatur kesepakatan tingkat layanan. SONET/SDH adalah sebuah metode untuk komunikasi informasi digital dengan laser atau LED (light-emitting diode) yang biasanya dilakukan melalui serat optis, tapi kini juga bisa dilakukan melalui Ethernet. Inovasi baru Cisco ini memungkinkan pembaruan-pembaruan yang menghasilkan ketahanan 50ms dari inti jaringan ke penyedia layanan, yang akan menambah kecepatan layanan.

Ketahanan jaringan ini didukung dalam topologi-topologi mesh atau cincin dan bisa diaplikasikan di seluruh portofolio Cisco Carrier Ethernet cukup dengan sebuah upgrade software sederhana.

Melengkapi software OAM MPLS, OAM Ethernet, dan SLA Ethernet/IP di platform-platform Cisco Carrier Ethernet, Cisco juga memperkenalkan Embedded Event Manager (EEM), untuk mengotomatisasi pemecahan masalah jaringan proaktif dari berbagai implementasi Carrier Ethernet. Pembaruan software ini memungkinkan penyedia-penyedia layanan untuk mampu melakukan monitor dan koreksi jaringan untuk meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan, mengurangi gangguan-gangguan layanan dan memecahkan masalah dengan lebih cepat, sambil sekaligus memberikan visibilitas akan pengaruh bisnis yang ditimbulkan oleh gangguan-gangguan jaringan.

Cisco juga mengumumkan SLA IPTV, yang menyediakan tingkat-tingkat bagaimana pengguna bisa melihat sebuah video di jaringan-jaringan Ethernet lewat multicast IP. Solusi software SLA IPTV memungkinkan penyedia-penyedia layanan untuk memeriksa sebuah paket MPEG untuk menentukan apakah sebuah masalah video disebabkan oleh encoding video atau masalah transmisi jaringan. Dengan menggunakan SLA IPTV, penyedia-penyedia layanan bisa dengan cepat mengidentifikasi kanal-kanal dan kelompok-kelompok yang terkena pengaruh, dan juga lokasi masalah di jaringan dan jumlah pelanggan yang terkena imbasnya. Ini memungkinkan penyedia-penyedia layanan untuk dengan cepat memperbaiki masalah-masalah video, sehingga bisa mengurangi jumlah keluhan pelanggan. (srn)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: